Ia Telah Dewasa


Ketika seorang manusia kecil
Sudah mampu membayangkan cinta...
Hati-hatilah...
Ia akan mulai memikirkan cinta

Ketika seorang manusia kecil
Sudah mampu memikirkan cinta...
Hati-hatilah...
Ia akan berimajinasi tentang cinta

Ketika seorang manusia kecil
Sudah mampu berimajinasi tentang cinta...
Hati-hatilah...
Ia akan mendambakan cinta

Ketika seorang manusia kecil
Sudah mampu mendambakan cinta...
Hati-hatilah...
Ia akan mencintai seseorang

Ketika seorang manusia kecil
Sudah mampu mencintai seseorang...
Hati-hatilah...
Karena IA TELAH DEWASA...

2008
Nb. "Mom, please... come on... AKU TELAH DEWASA!"

Orasi... siapa takuut!


Assalamualaikum wr.wb

Yang terhormat Bapak Drs. Kelik Sumrahadi, S.Sos. atau yang mewakili, yang saya hormati pula panitia ORASI BUDAYA DAN GELAR PUISI KEBANGKITAN NUSANTARA, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia.

Puji syukur kehadirat TUHAN Yang Maha Esa karena dalam suasana yang sangat bergelora ini, kita dapat berkumpul di Ruang Ripta Loka ini dalam keadaan sehat walafiat.

Terima kasih yang setulus-tulusnya saya sampaikan karena saya diberi kesempatan untuk berdiri disini menyampaikan orasi dengan tema menggugah kembali semangat kebangsaan.

100 tahun sudah negeri kita bangun dari sebuah keterpurukan yang disebabkan penjajahan. Sebuah Kebangkitan yang dirintis oleh organisasi Budi Utomo yang berdiri tanggal 20 Mei 1908, yang dirangkai dengan Sumpah Pemuda, yang akhirnya membuahkan hasil sebuah kado yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia, sebuah kemerdekaan. Kemrdekaan, begitu indah dan menggetarkan hati setiap orang yang mendengarnya di kala itu. Dan 100 tahun bukan merupakan waktu yang sedikit bagi sebuah pengharapan untuk semakin maju.

Kini, apa yang terjadi? Bangunlah dan tengoklah ke depan. Apa yang telah kita berikan kepada bangsa ini. Sebuah pengabdiankah? Sebuah kesetiaankah? Jika benar begitu, mengapa bangsa ini masih saja terluka, mengapa bangsa ini masih saja merintih, dan mengapa masih terdengar tangisan dari bangsa tercinta ini? Berkacalah pada diri kita msaing-masing, sadarilah apa yang kita persembahkan pada negeri ini. Selama ini yang selalu kita pikirkan dalam benak kita adalah apa yang dapat kita perbuat dengan bangsa ini. Namun, salah! Seharusnya yang kita pikirkan adalah apa yang dapat kita perbuat untuk bangsa ini!

Sebagai seorang pelajar pada khususnya, kita merupakan pondasi bagi bangsa ini, jika kita mampu terbangun kuat dan tangguh, maka bangsa ini pun akan mampu berdiri tegak. Dan kita pelajar-pelajar di negeri ini, merupakan jaminan bagi kesaksian sebuah bangsa yang ingin maju. Sekelompok prajurit yang dibariskan untuk pencapaian sebuah cita-cita luhur bangsa ini yaitu sebuah cita-cita untuk menjadi bangsa yang mampu bercengkerama di barisan negara-negara maju, mampu bersaing di kancah pergulatan bangsa maju. Jadi, generasi muda bukan merupakan ajang untuk menghambur-hamburkan sebuah kebebasan yang tak terkontrol, bukan juga ajang untuk mempermainkan sebuah martabat bangsa. Namun, kini saatnya kita untuk mencari sebuah jati diri untuk mempersiapkan sebuah negara yang tegas, kuat, dan tangguh.

Dan sekarang, mulailah untuk bergerak bagi bangsa ini, menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran dan semangat juang kita sebagai warga negara Indonesia untuk memperkokoh pondasi nilai-nilai budaya bangsa, memperkuat kepribadian bangsa agar martabat kita tidak lagi diperbudak oleh bangsa lain, menaikkan harga diri bangsa kita dimata bangsa lain agar tak lagi pernah bangsa kita dipandang sebelah mata.

Bangkit adalah bukan saatnya mengumbar kebebasan yang dicampuradukkan dengan kekerasan, namun bangkit adalah saatnya kita untuk menebar rasa saling menghargai antarsesama. Bangkit adalah bukan saatnya berdiam diri untuk menunggu sebuah ketidakpastian, tapi bangkit adalah saatnya kita melihat ke depan untuk sebuah tindakan nyata bagi bangsa ini.

Demikian orasi yang dapat saya sampaikan, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan, dan sekali lagi mari kita tumbuhkan dalam benak kita semangat dan keinginan untuk menggeliat dari tidur panjang kita, kembali bersiap menyongsong mempersiapkan diri sebagai barisan generasi muda berjiwa merah putih untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang megah kembali.

Wassalamualaikum wr.wb.

Rifani Lutfia K.

SMA Negeri 1 Purworejo

Esok Kan Lebih Baik


Aku termenung...

Menunggu...

Menangis...

Entah apa yang membuat diriku tak setegar karang

Entah apa yang membuat diriku tak setajam parang

Malam ini aku sadar

Hidup ini akan terus berjalan

Seperti mentari yang terus berjalan terganti rembulan

Seperti temarang sinar yang terganti petang yang sendu sunyi

Seperti hidup yang akan segera berakhir

Malam ini...

Bintang...Rembulan...

Akan menjadi saksi

Bahwa aku…

Manusia yang begitu naif

Akan segera mengakhiri itu semua

“ESOK AKU AKAN HIDUP LEBIH BAIK”

Sahabat

B'Ngal gank... arRGhhh...!!!


Sebelumnya,,, sory menyori nih buat kalian yang sudah bersiap-siap baca tulisan ini... Karena Q sedang dalam kondisi dan situasi yang sangat menegangkan dan tidak menentu waktu nulis ini. Otot dan syaraf dalam keadaan tegang, temperament yang tinggi, blood mendidih, gigi geraham yang saling gemeretak, jantung yang berdegup kencang dan... jiwa yang sedikit tergoncang...(berlebihan gak seeeh...????!!!!). Yap! ini semua dikarenakan gue lagi suebeeelllll banget..........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!(tanda seru yang tidak terhitung jumlahnya_red.)

Gini ceritanya...
Kemarinnya kemarin (tepatnya tanggal 051108) merupakan tragedi November yang tak terlupakan buat daku ini... Karena disaat-saat Q sedang pusing memikirkan nasibku sebagai seorang manusia (halaah...!), sedang dalam sikon sensi, eh...keempat manusia-manusia tak punya hati yang notabene adalah temen sekelas daku, justru membuat diriku semakin nista sebagai seorang manusia (halaah...!)(lagi_red.)
Karena apa saudara-saudara...??? Daku ini cewek manis ini,(yang dalam artikel lalu berperan sebagai manusia oon.._red.) dipermalukan di hadapan berjuta-juta umat manusia (berlebihan gak seeehh....!!!????).
Bayangkan saudara-saudara!!!!(bayangkan daku berkata dengan jantung berdegup kencang, kalimat menggebu-gebu, tangan dikepalkan dengan mengacung-ngacungkan ke angkasa, gigi gemeretak dan juengkeeeelllll abiezzzz....!!!)
Manusia-manusia rese' itu membuat daku kebingungan setengah mati, karena apa???? KUNCI MOTORKU DIUMPETIN!!!(gUBRAGgGg...! Penting gak seehh...)
Ya, walaupun status benda itu adalah hanya sebagai sebuah kunci motor, tapi buat daku, benda itu sangat penting. Daku sadar daku adalah orang yang pelupa, nah...situasi tersebut yang dimanfaatkan oleh keempat makhluk rese' itu untuk mengerjai cewek paling manis ini (sekali lagi menurut dirinya sendiri_red.).
Mereka berhasil membuat daku berkeliling sekolah, bertanya pada setiap orang yang kujumpai, dan bersimpuh memohon petunjuk kepada Sang Pencipta (untungnya ga sampai pergi ke dukun beranak buat tanya dimana keberadan benda berharga yang kucari)... hal ini tak lain dan tak bukan demi menemukan sebuah benda yang sangat berharga dalam hidupku...KUNCI MOTOR...
Setelah sekian lama benda itu ga ketemu-ketemu juga, akhirnya aku pasrah dan hanya bisa menyerahkan semuanya pada Yang Kuasa.

Sebuah cerita dikala diriku resah...
Daku : (sambil meratap) Ya Tuhan...berilah padaku petunjuk...
Seseorang : Sabar ya... Semua pasti akan berakhir baik-baik saja...
Daku : (menggeleng) Entahlah apakah setelah ini aku masih bisa menjalani hidupku...
Seseorang : Sabar ya... semua cobaan pasti akan ada hikmahnya...
Daku : Ya...aku hanya bisa menunggu sebuah jawaban dari Yang Kuasa...

Nb. Cerita di atas hanya sebuah dramatisasi belaka, jika ada keanehan mohon maklum

Dalang tindak kejahatan yang memakan korban cewek paling manis (menurut dirinya sendiri_red.) adalah 4 makhluk cowok yang rese' abieezzz... Dialah Wahidin, Omar, Yosava, dan Phian. Dan sejak kejadian itu... mereka berempat secara resmi (dengan prosesi peresmian sebagai berikut: pemotongan bunga bangkai di depan pintu dengan menggunakan gunting rumput) gue nobatin sebagai:
.................B'Ngal gank... arRGhhh...!!!...................

Welcome to panpan-myuut

Alhamdulillah... akhirnya punya juga blogger...
Setelah sekian tahun diriku berada pada masa terbelakangan tekhnologi...(hehehe...)
Atas anjuran my friends, my kawan, my sobat, my teman, my konco, pokoknya semua-semua yang pernah ada dalam hidupku yang pernah bersliweran dalam hidupku, mereka semua menganjurkanku untuk mencoba hidup dalam dunia maya, karena mereka semua melihat bagaimana keterpurukanku ga ngerti sama sekali tentang dunia maya (kacian amirr, amir
aja ga gini-gini amat... hehe mohon maaf yang udah terlanjur punya nama amir... karena namanya gue comot tanpa permisi,.Peace man!)

Dan atas bantuan temanku...(jeng-jeng-jeng...drummm-suara drum band.red- Phian Ma'ruf alias bukanblackbiasa)
Dengan segala pengorbanan yang dia curahkan untuk membantu temannya yang terbelakang ini, akhirnya tepat pukul 13.00 tanggal 021108 kita berdua meluncur ke warnet, tapi sayang untung tak dapat ditolak sial tak dapat dicegah, "Warnetnya penuh, Sob!"
Dengan penuh kekecewaan yang amat sangat, kita berdua berjalan terseok-seok melewati krikil jalanan menuju parkiran warnet untuk kembali mengambil motor kami yang sudah terpaksa diparkir...jaraknya ga tanggung-tanggung...2 meter dari dalam warnet (gubraaak...!)
Tapi ada kabar bahagia nih buat kalian semua! Hal yang membuat hatiku sangat-sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah abang parkirnya ga memungut biaya satu persenpun buat aku (hehehe...saking kasiannya ngliat mukaku kali...keliatan muka-muka ga bawa duit hehe...)
Ga lama kemudian kita tancap gas menuju lain warnet "bla-bla"-sensor.red- dan syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa karena warnetnya agak legaan.
Dengan semangat '45 kita berdua menuju bilik 4.

Sebuah cerita di bilik 4...

Bilik 4 : (muka bahagia) Alhamdulillah... kini aku tak sendirian lagi...
2 orang manusia mulai duduk di bilik 4...
Bilik 4 : (sambil memicingkan mata) Kaya'nya yang cewek rada-rada bloon nich...
Si cewek dengan muka bloonnya hanya bisa terpaku memandang temannya ngutak-atik blog.

Dengan sekuat tenaga dan dengan keringat bercucuran terus mengalir melalui pelipis Phian karena warnetnya loadingnya lama banget...! Huhh...
Tapi akhirnya blog diriku jadi walaupun gue lemot banget diajarinnya!
(hehehe...maafkan diriku ya Phian...)

Sumpah! Awalnya gue sama sekali ga ngerti Phian mencet-mencet keyboard cepet banget, tapi
dengan kesabaran Phian yang luar biasa, akhirnya gue ngerti juga walaupun hanya berkisar antara 5%-10%, hehehe pasti kalian semua berpikir betapa lemotnya diriku ini...
Tapi walaupun begitu aku cuma bisa berucap "Alhamdulillah..." akhirnya gue bukan lagi manusia terbelakang, (horeee...)
Thanks buat Phian yang udah mau ngajarin spesies lemot macem gue ini...hehehe...

Kalau kamu mau liat facenya manusia yang telah berbaik hati padaku liat aja disamping ini(lagi bersama diriku-red.)